Riyadlus Shalihin adalah Yayasan sebagai
wadah berhimpunnya kebaikan hati manusia yang berfungsi untuk menumbuh kembangkan rahmat islam bagi seluruh manusia. berdiri pada hari tahun 1995

Untaian Keindahan Makna antara Harapan & Realita

Selamat datang, Jika semua harta adalah racun maka zakatlah penawarnya, jika seluruh umur adalah dosa maka taqwa & tobatlah obatnya, jika seluruh bulan ternoda maka ramadhanlah pemutihnya, MARHABAN YA RAMADHAN
HIKMAH OF THE DAY

""Kebaikan-kebaikan besar berasal dari kebaikan-kebaikan kecil. Jangan pernah menganggap remeh kebaikan-kebaikan kecil yang biasa kita lakukan, Bisa jadi itu mengundang kebaikan besar menghampiri diri kita... Terus ber'amal dan Istiqomahlah,sekecil apapun 'amal itu". (salman al muhandis) "

TIP MENGAKSES BLOG INI

"blog ini paling mudah dan memberikan tampilan yang sempurna, apabila diakses menggunakan opera "

Rabu, 30 Desember 2009


Kami Pengurus Yayasan Riyadlus Shalihin 


Selamat  Tahun Baru 1431 H & Tahun 2010 M
Semoga esok kulitas kita lebih baik kepada Allah
lebih bermanfaat bagi Umat dan Negara
Mudah-mudahan termasuk  yang khusnul khotimah 

aamiin
 

Rabu, 16 Desember 2009

Putus asa Vs Harapan



Beberapa waktu lalu saat disimpang jam sepulang dari Nagoya (Batam)ditengah terik matahari menaruh simpati saat berjuang menjeput rizki Allah dengan motor bebek saya, berhenti pas di baris keempat persis dibelakang mobil avanza baris kedua ada mercedes keren dan paling depan Xtrail gagah. Tiba-tiba dari mobil paling depan muncul pengemis yang juga ‘menjeput rezeki’ dengan menadah tangan ke atas ke arah jendela mobil, tanpa kenal lelah si pengemis pun terus berusaha menuju mobil baris kedua dan seterusnya , nampaknya tidak keluar sedikitpun tangan yang keluar mengeluarkan uang receh (saat itupun saya sudah menyiapkan uang sedekah ) namun disaat sipengemis melihat motorku malah memalingkan muka, lampu hijau tiba segera saya memesukkan kembali uang kesaku. Dalam perjalanan pulang saya merenungkan kejadian tersebut dan mecoba mengambil hikmahnya, mungkin karena motor saya (butut lagi) pengemis menganggap lah wong mobil mewah aja tidak memeberi apalagi motor., (bisa jadi sipengendara mobil itu hanya sopir sedangkan saya pengusaha (usaha sendiri) ha...ha... lantas salah siapakah disini , allah tidak mau memebrri rizki jika tidak mau berusaha (maksimal) , ya sayang tinggal dikit lagi sipengemis itu dapet uang, nyatanya putus asa. berarti kita berusaha yang terbaik kita lakukan jangan ada sampai kesempatan terlewatkan. (Andi Bee Gunawan MBA ; Moslem Entrepreneur) -foto  ralyanik`kfk.kompas.com

Minggu, 13 Desember 2009

Keterlaluan Batam

Setiba di kota Batam saya sudah merasakan panasnya kota ini bisa membuat kulit semakin hitam, bedaya dengan Jakarta yang hanya membuat kulit keling (sama aja dong), perjalanan menuju lokasi dari Bandara sudah cukup membuat nilai minus untuk Pemerintah Otorita kota Batam dan Developer yang kurang gress memperhatikan penghijauan dan pohon rindang, ketika siteplane tatakota dan direalisasikan maka seharusnya tidak semua pohon harus ditebang dan diratakan seperti lapangan kemudian membangun tapi harus menyisakan pohon-pohon yang tidak terkena rencana proyek sehingga dapat dipadukan dengan taman atau jalur hijau, saya yakin pembuat kota Batam ini hebat dan pinter sehingga dengan mudah dapat berkaca dengan kota hijau bertaraf internasional dan sanggup mengantisipasi keadaan yang sudah terlanjur terjadi di Ibukota Jakarta. (ifan)  foto dari pintu file.wordpress.com

Senin, 12 Oktober 2009

KISRUH GEMPA

“Jika retak harus memilih” itulah setidaknya ungkapan dari fakta lapangan yang terjadi baik Kota Padang-Kab.Pariaman dan Kab.Solok. dimana retak itu menggapai tidak ada bangunan sekuat apapun yang dapat menghalangi, seolah-olah berjalan lenggang di saatnya tiba dan tidak memperdulikan fungsi bangunandan orang didalamnya. Kuasa Allah untuk memperlihatkan kekuasaanya mana yang tertimpa mana dipilihnya yang tidak, sehingga masyarakat dapat bergetar dan mengambil hikmahnya, ciri akibat gempa yang terjadi di Padang tidak pernah sama dengan apa yang terjadi di Aceh, Jogya dan Tasik. Menurut ust. Maygus (Ketua Baz Kota Padang), awal gempa terasa bergetar vertikal namun jeda beberapa detik berubah bergetar horisontal, dia merasakan di Masjid Raya Kota Padang (kantornya), bersamaan berbunyi serine keras yang menandakan sudah diatas 7, skala likter yang juga berarti berpotensi tsunami sedangkan Kota Padang persis di pesisi Pantai sehingga tedengar suara orang berteriak stunami entah siapa yang memulai dan disusul banyak suara naik-naik ke atas,  kejadian tersebut terjadi menjelang magrib dan keadaan mulai merambat gelap malam, alhamdulillah tidak terjadi tsunami, namun akibatnya ingin terhindar dari runtuhan bangunan tapi satu sisi ingin naik ke atas yang lebih tinggi, sekejap jalan sekitar masjid tersebut menyemut ribuan orang berkumpul entah apa yang harus diperbuat.


Malam gelap tidak ada penerangan ada seseorang minta bantuan untuk dikeluarkan dari timbunan gedung besar namun yang tersisa anggota badan sebatas dada dan kepala yang keluar, tidak mungkin dalam bisa menarik dan tidak pula mungkin mengangkat bongkahan besar bangunan, yang hanya mungkin dilakukan hanya mengajak dzikir dan tidak beberapa lama dia menghembuskan nafas terakhir. Dan banyak orang yang terjebak yang masih hidup namun kebakaran terjadi dimana-mana akibat konsleting listrik, terhimpit kemudian terbakar.
    
Disaat sulit ini sempat terhempas isu yang tidak mengenakan dan merebak di padang sedikit menyinggung SARA, lantaran Etnis Tionghoa yang mayoritas beragama Kristiani memandang PEMDA hanya memperhatikan kaumnya saja, kemudian pendapat mayoritas masyarakat beranggapan bahwa justru kaum Nasrani tersebutlah yang banyak menerima bantuan dari perusahaan besar yang notebene pemiliknya adalah etnis cina. ada-ada saja SAYA CINTA DAMAI

Hotel ambacang yang sering diliput TV nasional ternyata disamping persis tepatnya gedung Telkom berdiri kokoh seolah-olah tidak terjadi, itupun terjadi di bagian wilayah lain.